Disnak Keswan Prov. Sul-Sel
|
Petugas Statistik adalah Pahlawan |
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 13 October 2012 00:00 |
|

Pada tanggal 12 s/d 15 Oktober 2012, bertempat di Hotel Dinasti Makassar telah dilaksanakan Pertemuan Apresiasi Statistik Peternakan Tingkat Propinsi Tahun 2012 yang dihadiri oleh kepala Bidang Peternakan dan petugas Pengumpul Data dari Dinas atau yang membidangi Fungsi Peternakan Kab/Kota se-Sulawesi Selatan sebanyak 40 orang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pendataan ternak antara lain Betina Produkti, Tenaga kerja, PDRB, Pendapatan Peternak, dan Supply Demand kepada para pejabat/petugas yang menangani pendataan peternakan di kab/kota.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Sul-Sel mengatakan bahwa petugas statistik adalah pahlawan, oleh karena itu beliau mengucapkan terima kasih kepada petugas statistik karena dengan kerja kerasnya menghasilkan data peternakan yang sangat menggembirakan dalam 4 tahun terakhir ini.
Dalam perkembangan data yang ada sekarang tentu saja berpengaruh terhadap arah kebijakan pembangunan peternakan baik di tingkat pusat, propinsi maupun tingkat kab/kota. Kondisi tersebut menyadarkan kepada pihak-pihak yang terkait terhadap pentingnya peranan data. Secara keseluruhan data yang diharapkan tersebut belum mampu dipenuhi secara optimal, khususnya mengenai data tentang populasi Sapi Betina Produktif, Data Tenaga Kerja sub Sektor Peternakan, Data PDRB sub Sektor Peternakan serta konstribusinya terhadap PDRB Sulsel, Data Pendapatan Petani sub Sektor Peternakan serta Data Supply Demand. Di satu sisi akurasi dan ketersediaan data-data dan informasi tersebut secara kontinu sangat diperlukan dan penting untuk mendukung proses perencanaan, pengembangan komoditas, prakiraan produksi dan pengambilan keputusan dalam waktu yang cepat. Dalam pertemuan ini narasumber berasal dari BPS dan Universitas Hasanuddin (Ht) |
|
|
Updating Data PSPK 2011 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 25 May 2012 00:00 |
|

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian nomor 16/Permentan/OT.140/1/2010 yang menyebutkan bahwa dalam rangka memperoleh akurasi data untuk mendukung pembangunan peternakan dan pelayanan veteriner nasional perlu dilakukan identifikasi dan pengawasan terhadap lalu lintas ternak ruminansia besar.
Pada tahun anggaran 2011 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan kegiatan Pendataan Sapi Potong, Sapi perah dan Kerbau (PSPK2011). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperoleh data populasi dasar (Po) dalam rangka mendukung pencapaian Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau tahun 2014 (PSDSK2014). Raw data PSPK2011 akan di distribusikan ke 33 propinsi dan 497 kabupaten/kota. Selanjutnya pada tahun 2012 dan seterusnya dapat dilakukan pemeliharaan data secara mandiri oleh dinas/kelembagaan yang melaksnakana fungsi peternakan dan kesehatan hewan di propinsi maupun di kabupaten/kota.
Mengingat pentingnya kegiatan pemeliharaan raw data hasil PSPK2011 dan besarnya peran serta satuan kerja di daerah maka kegiatan updating data PSPK2011 maka dilaksanakan pertemuan Koordinasi Pemeliharaan/Updating Data PSPK2011 untuk dinas atau kelembagaan yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tahun 2012 pada tanggal 23 – 24 Mei 2012 di Hotel Jl Star Boulevard Makassar.
|
|
Last Updated on Sunday, 30 December 2012 17:06 |
|
Read more...
|
|
Workshop SPI |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 05 December 2012 00:00 |
|

Dalam rangka pemantapan pelaksanaan Sistem Pengenalian Intern Pemerintah (SPIP) lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Sul-Sel, saat ini sedang berlangsung workshop Penyusunan Juklak Sistem Pengendalian Internal bertempat di Hotel Maharani, Jakarta hingga tanggal 2 Desember 2012 nanti. Adapun pesertanya berjumlah sebanyak 20 orang baik itu esolon III, eselon IV, dan beberapa staf Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Sulawesi Selatan.
Dalam sambutan pembukaan, Drh. Kafil Azis, MM, Sekretaris Dinas mengungkapkan bahwa saat ini kami memiliki Tim Satuan Pelaksana SPI berjumlah 17 orang dan sebagai langkah awal , telah dibuat JUKLAK SPI tingkat provinsi dan Juknis tingkat kabupaten/kota. Hal ini merupakan penjabaran dari pedoman umum Sistem Pengendalian Intern (SPI) Kementerian Pertanian. Petunjuk pelaksanaan ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam mengimplementasikan berbagai kegiatan dan pelaksanaan oleh para pelaksana dan penanggungjawab kegiatan maupun Tim SPI Satuan Kerja (Satker) lingkup dinas.
Diharapkan dari pertemuan ini adalah tersusunnya juklak lingkup dinas peternakan dan kesehatan hewan sesuai target dari irjen adalah sebanyak 10 juklak. Dan juga diharapkan setiap pelaksana kegiatan mampu menetapkan titik kritis pada setiap kegiatan sehingga dapat meminimalisasi adanya pelanggaran/temuan pada pelaksanaan kegiatan lingkup dinas peternakan dan kesehatan hewan secara efektif.
Kegiatan ini turut difasilitasi dari Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementarian Pertanian beserta Tim dan Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan beserta Tim Satlak SPI Ditjen PKH. (ht)
|
|
Lebih Kurang 8000 ekor sapi bunting berhasil diselamatkan dari pemotongan |
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 22 August 2012 00:00 |
|
Dalam rangka pencapaian Program Swasembada Daging Sapi/Kerbau Tahun 2014 dan mendukung program Sejuta Ekor sapi di Sul-Sel tahun 2013, pemerintah menjalankan program pengendalian sapi betina produktif. Program ini dilatarbelakangi karena tingginya tingkat pemotongan sapi betina produktif yang dipotong di masyarakat. Sapi betina produktif tersebut adalah sapi bunting atauyang telah berumur minimal 2 tahun, tidak berpenyakit yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari instansi yang berwenang dan memiliki potensi untuk bunting.
Program yang bersifat bantuan sosial ini dimulai sejak tahun 2010 berupa transfer sejumlah dana ke rekening kelompok peternak yang telah memenuhi syarat sebagai kelompok penerima bantuan tersebut. Model penyelamatan sapi betina produktif tersebut yaitu anggota kelompok mengidentifikasi sapi-sapi yang ada di Rumah Potong Hewan dan di masyarakat yang terindikasi bunting minimal 2 bulan yang kemudian oleh kelompok membeli sapi tersebut agar dipelihara oleh anggota kelompok sampai sapi tersebut melahirkan. Setelah melahirkan kelompok boleh menjual induknya. Uang hasil penjualan induk tersebut dipakai kembali untuk membeli sapi sapi bunting.
Pada tahun 2010 sebanyak 10 kelompok memperoleh dana masing-masing sebesar Rp. 730.000.000,-; tahun 2011 sebanyak 120 kelompok menerima dana masing-masing Rp. 400.000.000,- dan pada tahun 2012 sebanyak 28 kelompok menerima dana masing-masing sebesar Rp. 500.000.000,-. Selanjutnya sebanyak 741 ekor sapi bunting tahun 2010 berhasil diselamatkan, tahun 2011, meningkat 5.667 ekor dan tahun 2012 (angka sementara) sebanyak 1684 ekor. Jika ditotalkan sapi bunting yang berhasil diselamatkan dari pemotongan sebanyak 8.092 ekor. (ht)
|
|
|
Hasil Verval Data Peternakan Sulawesi Selatan Tahun 2012 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 24 February 2012 00:00 |
|

Perkembangan data peternakan yang ada saat ini setelah adanya penyajian data yang lengkap dan akurat melalui e_formNak sistem online belum memberikan dampak yang seperti yang diharapkan. Hal ini disebabkan masih lemahnya penginputan data dari kabupaten. Banyaknya kendala yang dihadapi petugas statisitik di Kabupaten diantaranya adalah rekapan data dari kecamatan yang sering terlambat, ketersedian akses internet, dan masalah-masalah teknis lainnya Pada tahun 2011 kemarin telah dilaksanakan Pendataan Sapi Potong dan Kerbau tahun 2011 (PSPK2011) secara Nasional dimana diperoleh angka populasi 14,8 juta ekor Sapi Potong, 547,2 ribu ekor Sapi Perah dan 1,3 juta ekor Kerbau. Untuk Sapi Potong Propinsi Sulawesi Selatan berada di urutan ketiga dengan populasi 983.985 ekor setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah, dimana rata-rata kenaikan populasi Sulsel 12,83% lebih tinggi dari rata-rata nasional 6,4%. Dari hasil PSPK2011 tersebut dapat dilihat bahwa Sulawesi Selatan telah berhasil dalam program Pencapaian Sejuta ekor Sapi Tahun 2013 dan mendukung Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau (PSDK) tahun 2014 di mana data yang masuk sampai akhir Desember 2011 diperoleh angka populasi Sapi Potong 1.017.510 ekor melampaui target yang telah ditetapkan Dinas sebesar 880.167 ekor pada tahun yang sama.
|
|
Last Updated on Sunday, 30 December 2012 17:11 |
|
Read more...
|
|
Dihimbau Beli Sapi Bersertifikat |
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 08 October 2012 00:00 |
|
Sulsel Siapkan Stok Sapi Untuk Kurban
Lebaran Idul Adha atau Idul Kurban sisa dua pekan. Masyarakat yang ingin berkurban diimbau tidak sembarang tempat membeli hewan kurban. Warga diminta membeli hewan kurban bersertifikat sehat dari dokter hewan. Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov Sul-Sel Drh.H.Muh. Kafil, MM mengatakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terlebih setelah ditemukannya hewan kurban yang positif terjangkit virus Anthraks belum lama ini, maka diimbau untuk membeli hewan kurban bersertifikat saja.
Ditekankan, agar masyarakat mematuhi mekanisme pembelian hewan kurban demi memastikan hewan kurban tersebut bebas dari penyakit. Terlebih, kata dia, untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus anthrax dari hewan ke manusia. Masyarakat harus membeli hewan kurban yang memiliki sertifikat kesehatan dari dokter, karena stok hewan kurban yang dipersiapkan untuk hari raya Idul Adha tahun ini Insya Allah kami jamin kesehatannya, tiap daerah kami telah ditempatkan dokter untuk memeriksa kesehatan sapi kurban sebelum disembelih oleh masyarakat. Dilanjutkan pula bahwa pemerikasaan berlapis dilakukan oleh tim kesehatn hewan, mulai di daerah asal pembelian hewan kurban tim kesehatan melakukan pemeriksaan ketat, sampai hewan kurban tersebut dibawa ke kota tujuan tempat untuk diperjualbelikan.
|
|
Last Updated on Friday, 11 January 2013 09:33 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
|
|
|
|
|
|
Kalender Dinas
|
May 2013 |
|
|
Su
|
Mo
|
Tu
|
We
|
Th
|
Fr
|
Sa
|
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
|
12
|
13
|
14
|
15
|
16
|
17
|
18
|
|
19
|
20
|
21
|
22
|
23
|
24
|
25
|
|
26
|
27
|
28
|
29
|
30
|
31
|
|
|
|